Sikabokus.com
OKU Selatan 25 Januari 2023.
Preservasi jalan yang ada di OKU Selatan, diharapkan dapat bermanfat bagi kesejahteraan masyarakat, tapi hal ini jauh dari harapan. Yang terjadi sekarang malah sebaliknya, pembangunan dan preservasi, jalan kebanyakan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Contoh yang nampak di depan mata masyarakat terjadi lagi, yaitu preservasi yang sekarang pada jalan menuju Kota Way kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan.
Ini sangat tidak layak dikatakan preservasi. Karena belum lama ini kontraktor menyelesaikan proyek preservasi jalan menuju Kota Way. Namun hasil pekerjaan yang dilaksanakan pemenang tender diduga tidak sesuai dengan spek.
Awak media sikabokus.com gabungan dengan LSM LAKRI baru baru ini melakukan kontrol sosial ke kecamatan Buay Pemaca tepatnya 18 Januari 2023 yang lalu. Gabungan dua lembaga ini menemukan satu item pekerjaan preservasi yang dilaksanakan oleh salah satu kontraktor. Nampak badan jalan yang sudah banyak rusak, Ada beberapa titik pengaspalan yang sudah mengelupas bahkan ada yang retak.
Diduga pihak kontraktor menggunakan matrial aspal cuma sedikit sehingga pengaspalan badan jalan sangat mutunya sangat buruk.
Dari pengamatan kami, proyek ini dimenangkan oleh : CV Gempar Jaya. dengan nomor kontrak 431/KTR/PPK/BM/PU-TR/APBD-P/OKUS/2022. Tanggal : 03 November 2022. dengan nilai 2,8 Milyar lebih, dengan waktu pengerjaan 60 hari.
Menurut salah seorang warga yang kami temui, Proyek yang dikerjakan CV Gempar Jaya : “proyek ini ini bakal bikin Gempar saja kalau begini kualitasnya, dan tidak akan membuat jaya”.
Dari penelusuran kami, dana proyek ini bersumber dari : APBD-P pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten OKU Selatan.
Saat awak media sikabokus.com dan LSM LAKRI mewawancarai pemanfaat jalan tersebut, MR (45) tahun mengatakan. “Benar memang ada pengerjaan menampal jalan raya yang rusak dan berlubang, tapi saya rasa enggak gitu juga, proyek apaan seperti itu. Pekerjaan cuma ditampal sana, tampal sini dan tidak akan bertahan lama”.
“Kalau preservasi jalan ini harapan kami sebagai pengguna jalan ini jangan lah seperti ini pak, karena preservasi ini baru saja selesai akhir tahun kemarin dan sekarang sudah rusak lagi untuk apa merehab jalan ini kalau hanya menghabiskan uang negara saja, nyatanya hasil preservasinya tidak bertahan lama”, ujar warga Kota Way yang kami temui.
LSM LAKRI mengharapkan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan Pemerintah Provinsi, agar mengecek langsung agar tahu bagai mana hasil yang sebenarnya di lokasi.
Rilis Team

















