OKU Selatan – Proyek pembangunan bronjong di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Buay Sandang Aji, OKU Selatan, menuai sorotan tajam dari warga. Belum genap sepekan selesai dikerjakan, struktur penahan longsor itu sudah ambruk dan meninggalkan tumpukan material di badan jalan. Ironisnya, tidak ada papan informasi proyek terpasang di lokasi. Warga pun menyindir keras, menyebut ini sebagai proyek siluman.

Salah satu warga setempat, SS (43), mengungkapkan kekesalannya. “Longsor ini memang sudah lama, tapi bronjong baru dibangun. Tapi baru selesai beberapa hari, sudah hancur. Keringat tukang belum sempat kering, pekerjaan sudah rusak,” ujarnya dengan nada sinis.
Senada dengan itu, Hadi, seorang sopir yang rutin melewati jalur tersebut juga mengeluhkan kondisi jalan. “Saya tiap hari lewat sini. Baru kemarin kelihatan selesai, sekarang sudah ambrol. Jalan makin sempit, ditambah tumpukan pasir dan batu di pinggir jalan bikin susah lewat,” keluhnya.
Tidak adanya papan proyek menimbulkan tanda tanya besar soal transparansi. Warga menduga pekerjaan dilakukan asal-asalan, hanya mengejar waktu rampung tanpa memikirkan kualitas dan keamanan. “Kelihatan banget ini proyek dikerjakan setengah hati, yang penting cair anggaran,” cetus warga lain yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak terkait yang memberikan klarifikasi atas ambruknya bronjong tersebut. Rilis (Biok)











